Yuk, Jadi Donatur Untuk Kesejahteraan Masyarakat Yaman

Pada hari Senin, tanggal 27 Februari 2017 PBB telah mengumumkan tentang masalah krisis pangan di wilayah Yaman. Tingat keparahan krisis ini sampai pada puncaknya tahun ini. Bahkan, jika negara lain tidak bisa menolong maka ancamannya adalah beberapa masyarakat yang kebanyakan adalah anak – anak bisa kehilangan nyawa. Oleh karena itu, donatur dan relawan dari negara lain sangat diharapkan keberadaannya.

Yang lebih sulit lagi, bantuan dari negara lain tidak semua bisa sampai ke tangan yang membutuhkan. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perang saudara yang menyebabkan 2 pihak berseteru dan mengurangi akses bantuan kemanusiaan. Meskipun Wakil Sekretaris Jenderal PBB Bidang Kemanusiaan sudah memperingatkan, namun nampaknya kelompok besar tersebut masih sangat minim membuka akses.

Seluruh penduduk Yaman berjumlah 26 juta jiwa. Sementara itu, 19 juta diantaranya sedang dalam masa kritis. 7 juta lainnya sedang mengungsi dan belum tentu mendapat tempat tinggal. Hingga saat ini, PBB memberikan bantuan 2,1 miliar dolar Amerika Serikat. Namun jumlah itupun masih sangat kurang karena perang saudara tersebut juga telah membunuh 7.500 warga sipil dengan 40 ribu orang diantaranya mengalami luka berat. Oleh karena itu, tentu Yaman sangat membutuhkan berbagai bantuan, termasuk dari kita.

Saat ini di Indonesia telah berdiri Aksi Cepat Tanggap (ACT) selama beberapa tahun. Tidak hanya menolong korban bencana di dalam negeri, ACT juga menyalurkan kepedulian masyarakat Indonesia pada bencana di Afrika dan Timur Tengah. Saat ini tercatat ada 20.098.315 penerima manfaat yang sudah terbantu dengan adanya ACT, 141.746 relawan yang tersebar di 31 negara jangkauan.

Jika ingin menjadi relawan atau donatur, ACT membuka akses untuk siapa saja yang berminat. Apabila bisa menyumbang tenaga, maka menjadi relawan adalah salah satu bentuk kemanusiaan yang tinggi untuk para warga di Yaman. Karena, banyak anak – anak yang mengalami stres dan tertekan dengan suasana perang. Tidak hanya itu, kasus malnutrisi pun sampai membludak.

Sudah banyak relawan yang menyalurkan donasi untuk yaman melalui Aksi Cepat Tanggap. Dalam Program “Kapal Kemanusiaan”, diharapkan seluruh korban kelaparan bisa tidak sampai meninggal dan sempat tertolong. Setiap harinya, petugas kesehatan yang juga relawan menyampaikan bahwa anak – anak mengalami kurang gizi konis terus bertambah dengan berbagai komplikasi penyakit.

Namun, jika masih berada dalam kontrak kerja atau tidak mungkin menjadi seorang relawan, jadilah donatur yang menyumbangkan sebagian hartanya untuk kemanusiaan. Saat ini, ACT sudah memiliki 154.894 donatur yang siap memberikan rupiah – rupiah untuk sedikit membantu bencana kelaparan di Yaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *