Kenali Jasa Tukang Bangunan Saat Ingin Membangun Rumah


Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer setelah pangan dan sandang. Kebutuhan akan hunian ini semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Selain dengan menggunakan fasilitas KPR, sebagian orang mendapatkan dan memiliki rumah dengan cara membangun rumah baru.

Namun untuk membangun rumah baru selain membutuhkan modal yang tidak sedikit juga perlu tukang bangunan yang benar-benar ahli agar hasilnya maksimal dan sesuai harapan. Kita tidak boleh sembarangan menyuruh orang membangun rumah tanpa mengetahui keahlian dan kualitasnya karena rumah yang akan kita huni bukan untuk ditinggali hanya dua atau tiga tahun saja. Rumah akan sangat bernilai jika mampu bertahan dan terawat dengan baik selama puluhan tahun.

Untuk membangun rumah idaman dari awal atau hanya merenovasi rumah yang sudah jadi menjadi tempat tinggal impian, Anda harus merencanakan sebuah konstruksi. Dengan begitu Anda perlu memilih bahan bangunan, menyewa tukang buat bangunan dan menyewa arsitek. Kesemuanya itu memerlukan usaha keras.

Akan tetapi selama ini sebagian orang ceroboh akan jasa tukang bangunan. Padahal butuh kejelian dan kewaspadaan dalam menyewanya. Pasalnya sistem pembayaran pada sewa tukang membuat bangunan ini terkadang mempengaruhi kualitas kinerja mereka. Apabila tidak teliti mempertimbangkan metode pembayaran yang tepat, bukannya mau menghemat, pengeluaran malahan mungkin membengkak. Paling fatal, rumah idaman jadi tak sesuai harapan.

Perlu Anda ketahui, ada 2 jenis metode pembayaran tukang membuat bangunan, yakni harian dan borongan. Dengan sistem harian maka pembayaran upah pekerjanya dihitung tiap hari. Tetapi cara pembayaran harian ini cenderung menjadikan tukang bangunan lelet dalam bekerja. Jalannya pengerjaan rumah menjadi mangkrak dan Anda sebagai pengguna jasa umumnya jadi malahan mesti merogoh isi saku lebih dalam lagi.

Baca Juga : Kost di BSD dengan Kamar Mandi Dalam di Bawah 2 Juta Per Bulan

Sedangkan pada pembayaran dengan metode borongan, umumnya kedua belah pihak, yakni tukang bangunan dan pengguna jasa menyetujui bersama-sama hal apa saja yang mesti digarap sampai tuntas. Memang dalam hal pengerjaan sistem borongan cenderung lebih cepat selesai ketimbang memakai sistem harian, tetapi kualitas pekerjaannya terkadang masih kurang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *