Strategi Invetasi Reksadana Mudah Untuk Diterapkan

Apakah anda sudah mengetahu mengenai jenis-jenis strategi investasi yang sering digunakan dalam investasi pasar modal, khususnya reksa dana mudah sekali, ada banyak sekali strategi yang bisa digunakan dalam berinvestasi namun tidak semua strategi mudah untuk diterapkan, berikut saya akan bagikan khusus untuk anda mengenai strategi investasi reksadan mudah untuk diterapkan:

  1. Investasi reksadana dengan strategi Lump Sum

Strategi ini merupakan menginvestasikan seluruh dana investai pada awal investasi. Kemudian adan tidak menambahkan lagi dana investasi. Jika anda masuk pada saat yang tepat, anda akan berpotensi mendapat keuntungan yang besar. Strategi ini memiliki kelemahan jika anda memilih waktu pembelian yang tidak tepat.

  1. Investasi reksadana dengan strategi DCA (Dollar Cost Averaging)

Strategi ini adalah  investasi bertahap setiap periode tertentu. Strategi ini lebih cocok diterapkan jika calon investor tidak memiliki modal besar di awal. Beberapa hari terakir terdapat banyak produk reksadana yang menawarkan fitur atau debet atau investasi secara otomatis.  Dari segi keuntungan bisa jadi startegi ini lebih unggul dari lump sun, karena startegi DCA memperkecil resiko. Tentu Reksadana Mudah sekali untuk anda.

  1. Investasi reksadana dengan strategi VCA (Value Cost Averaging)

Strategi ini pada dasarnya mirip dengan strategi DCA yaitu berinvestasi pada periode tertentu, perbedaan utamanya adalag jumlah dana yang disetorkan tiap bulannya. Jumlah dana yang disetorkan menggunakan DCA selalu tetap, sebaliknya untuk strategi VCA untuk dana yang harus disetorkan ditentukan.

Demikian tadi mengenai strategi investasi beli reksadana yang sangat membantu untuk kita dalam melakukan investasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *