Green Pramuka City Menawarkan Kemudahan Tanpa Adanya Syarat Yang Ribet

Masalah utama bagi semua orang untuk memilih hunian atau rumah tapak adalah lahan yang terbatas di ibu kota. Yang menjadi masalah bukan hanya harganya saja yang sangat tinggi tetapi kesediaan masalah lahan juga merupakan masalah tersendiri. Istilahnya bagi masyarakat ini sudah adanya untuk membahas masalah tempat tinggal dalam bentuk lain yang dikenal dengan istilah rumah vertical.

Sekarang ini memiliki hunian vertical bukan lagi hanya sekedar gaya hidup tetapi juga merupakan sebuah kebutuhan yaitu kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal. Meski begitu ada banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh calon pembeli sebelum menentukan pilihan akan memilih hunian vertical yang bagaimana. Sebagai contohnya adanya beberapa orang yang mempertimbangkan tentang fasilitas lingkungan dan tentunya tentang sistem keamanan.

Karena akan tinggal disebuah hunian vertical yang memiliki keterbatasan ruang sehingga diperlukannya pertimbangan pola berpikir penghuni terhadap desain furniture yang lebih kompak, multi guna, dan terlihat apik. Jika membicarakan masalah furniture maka pilihlah furniture yang memiliki konsep mekanisme fungsi efektif yang dapat menghemat ukuran, kepraktisan, dan juga memiliki banyak ruang penyimpanan yang sekarang ini semakin sempurna karena memang menjadi pintar bekat adanya paket smarthome yang menjadi tanggung jawab para kaum millenial.

Smarthome yang berfokus pada perangkat teknologi di hunian yang antara satu sama lainnya itu memiliki tekoneksi sehingga akan jauh lebih mudah untuk dipantau. Adanya paket smarthome adalah menjadi jawaban dari Green Pramuka Cityuntuk memberikan kemudahan dan pelengkap bagi para calon penghuni apartemen tersebut.

Dimasa mendatang pengembang apartemen Green Pramuka City akan mewujudkan kebutuhan akan internet dan juga akses mudah untuk mengaktifkan dan juga supaya bisa mengakses hunian dari jarak jauh hanya dengan menggunakan smartphone saja. Lusida Sinaga selaku Kepala Komunikasi Green Pramuka City memaparkan jika paket smarthome itu meliputi sistem aktivasi pengatur suhu ruangan (AC), lampu, dan juga TV dari jarak jauh, sehingga kompilasi penghuni yang sedang didalam perjalanan menuju unit hunian, ataupun kompilasi lupa salah satu dari alat elektronik, dan sangat mudah dikerjakan dengan hanya menggunakan smartphone yang dimiliki.

Green Pramuka City tidak hanya mengusung sistem paket smarthome saja tetapi juga menawarkan sistem pengelolahan keamanan seluruh apartemen dimana masing masing unitnya itu telah dilengkapi dengan paket smarthome. Dimana fitur ini untuk jangka waktu panjang dapat mendukung pemerintah untuk melakukan sumber daya melalui rumah yang terintegrasi dengan semua sistem rumah untuk menghemat energi.

Jika sebelumnyaditahun 2017 lalu,Green Pramuka City bermasalah karena adanya keluhan dari para penghuni tentang berbagai kekurangan yang dimiliki apartemen tersebut. Selain itu juga pengelola Green Pramuka City berseteru dengan komika Acho. Ketika itu Acho mengeluhkan tentang peraturan parkir yang dapat merugikan penghuni apartemen. Dirinya juga merasa kecewa dengan seringkali naiknya biaya maintenance bulanan, dimana kenaikannya itu sangat berlipat ganda. Pihak Green Pramuka City tidak pernah memusyawarahkan terlebih dahulu tentang perihal tersebut. Tetapi keluhan Acho yang dituangkan didalam sebuah tulisan itu justru berujung pada proses hukum.

Tetapi sekarang Green Pramuka City hadir dengan menawarkan kemudahan dan juga fasilitas yang didukung dengan berbagai cara bayar yang disediakan sehingga semua itu dapat dimiliki dengan mudah tanpa adanya syarat yang rumit sehingga para penghuninya akan terjamin kualitas hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *