Cara Menanam Cabe Yang Benar

5 Cara Menanam Cabe dengan Mudah, Panen Melimpah Anti Gagal

Yang namanya cabe memang mudah didapatkan, anda bisa membelinya ke pasar atau ke tukang sayur.  Namun karena harganya sering turun naik, sehingga tidak ada salahnya jika anda coba untuk menanam cabe sendiri.

Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini akan coba membahas tentang cara menanam cabe yang benar sebagai berikut ini :

  1. Pilih Jenis Tanaman Cabe Yang Tepat

Tanaman cabe yang paling banyak dibudidayakan oleh para petani maupun masyarakat lainnya di Indonesia adalah cabe merah panjang. Dimana, cabe jenis ini merupakan jenis cabe yang sering ditemui di pasar tradisional maupun modern. Sesuai dengan namanya, cabe merah ini memang memiliki warna yang merah, kulit yang licin, mulus, nampak mengkilap, isinya cukup tebal dan memiliki ukuran yang panjang serta ujungnya lancip atau lonjong.

2. Pilih dan Tentukan Lokasi

Pemilihan dan penentuan lokasi tanam dalam membudidayakan atau menanam cabe merupakan hal yang paling krusial guna memastikan tumbuh kemabng tanaman cabe yang sempurna. Nah, untuk menentukan lokasi penanaman cabe yang benar, berikut ini tips nya :

  • Permukaan tanah haruslah berada diantara ketinggian 300 hingga 200 meter di atas permukaan laut (mdpl).
  • Suhu atau temperatur menjadi hal yang sangat krusial, dimana suhu temperatur untuk penanaman cabe haruslah berada di angka sekitar 24 derajat celsius.
  • Pastikan kelembapan serta lokasi penanaman tidak terlalu tinggi. Karena cabe yang ditanam di area lembab bisa mudah busuk.
  • Tanaman cabe sebaiknya ditanam di lokasi yang langsung terkena sinar matahari sepanjang hari.
  • Cabe ini dapat ditanam di tanah bekas padi alias sawah, karena sawah ini memiliki tanah yang gembur dan kaya unsur hara serta memiliki persediaan air tanah yang cukup.
  • Tanaman cabe ini harus ditanam di tanah yang memiliki PH berkisar antara 5-7, supaya tanaman tidak busuk.

3. Pemilihan Bibit Cabe

Bibit cabe yang berkualitas merupakan syarat penting untuk menumbuhkan tanaman cane yang sehat. Untuk mendapatkan benih cabe yang yang berkualitas baik cukup kupas cabe yang terlihat segar dan ambil bijinya. Atau anda juga bisa mendatangi ke tempat penjualan benih atau langsung dari petani cabe.

4. Semai Benih Cabe

Setelah mendapatkan benih cabe yang berkualitas, selanjutnya adalah menyemai benih, alias persiapan pertumbuhan awal tanaman cabe. Nah, bagi anda yang memiliki lahan 1 hektar, maka benih cabe yang dibutuhkan adalah sekitar ½ kg. Lalu setelah tersedianya lahan, benih cabe tersebut harus disemaikan terlebih dahulu sebelum ditanam pada lahan. Karena tidak semua benih yang ditanam akan tumbuh dengan baik. Proses penyemaian ini berguna untuk menyeleksi benih-benih yang sudah benar-benar tumbuh kuat untuk nantinya ditanam pada lahan yang lebih luas. Sebaiknya proses penyemaian ini diberi naungan supaya terlindung dari paparan sinar matahari secara langsung, terjangan angin hingga hujan yang deras. Setelah itu, siapkan media tanam dan polybag yang memiliki ukuran 5 x 10 cm.

5 . Olah Lahan Tanaman

Mulailah membajak atau mencangkul lahan dengan kedalaman 40 cm. Singkirkan kerikil atau batu dan sisa-sisa akar tanaman. Jika terlalu banyak gulma atau tanaman pengganggu pada lahan, maka musnahkan terlebih dahulu menggunakan herbisida. Buat gundukan tanah dengan berukuran 40 cm dan lebar 1 m. Buat jarak antar gundukan tanah sekitar 60 cm. Tanaman cabe tidak menyukai genangan air sehingga sangat diperlukan saluran drainase yang baik.

6. Rawat Tanaman Cabe

Sesudah anda mengikuti semua tahapan di atas, maka anda tinggal meletakkan polybag yang telah terisi oleh benih yang telah disemai ke dalam gundukan tanah tersebut. Langkah yang terakhir anda tinggal melakukan perawatan agar hasil panen cabe maksimal nantinya.

7. Pemupukan Cabe

Selama masa taman, pastikan untuk memberikan pupuk secara rutin guna pertumbuhan tanaman cabe yang sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *