Dapat Tawaran Pinjaman Tunai Mudah? Cek Dulu 5 Hal Ini

Makin lama, tawaran pinjaman tunai mudah sekarang ini pun makin masif, merayu, dan menggiurkan. Biasanya berbagai cara promosi yang ditawarkan adalah proses daftar yang sederhana cuma dengan KTP, limit sampai puluhan juta, hingga iming-iming bunga yang rendah. 

Kalau kita lagi ada kebutuhan mendesak atau emang butuh banget pinjaman, tawaran kayak gini bisa berpotensi menggoda dan dicoba tanpa pikir panjang. Padahal kalo buru-buru apalagi nggak ngecek dulu, bisa bahaya banget. Salah-salah malah kejebak sama fintech ilegal. 

Sekarang ini, banyak banget aplikasi atau layanan pinjaman tunai mudah yang belum terdaftar di OJK alias ilegal. Maka dari itu, kalau tergoda pakai pinjaman tunai mudah berbasis online, kita mesti hati-hati. 

Salah satu caranya adalah dengan mencoba meluangkan waktu buat cek 5 hal penting ini.

Siapa pihak yang menawarkannya?

Di tengah semua yang serba digital seperti sekarang, hampir semua kanal seperti SMS, iklan di media sosial, Youtube, Google, biasanya digunakan sebagai kanal utama pemasaran jasa fintech. Bahkan, ada juga yang masih menggunakan telemarketing hingga chat di WhatsApp.

Hal yang harus diwaspadai kalau menerima tawaran pinjaman tunai mudah adalah kejelasan identitas pengirim. Jelas atau tidaknya identitas perusahaan. Mengetahui nama brand atau nama perusahaan penyedia pinjaman sangat penting karena kamu bisa mengecek status legalitas perusahaan tersebut, khususnya di situs OJK. Jika terdaftar, otomatis nama perusahaan fintech akan masuk dalam daftar fintech legal. Jika tidak, angan digunakan sama sekali, ya. 

Pinjaman tunai mudah yang terpercaya nggak akan menawarkan layanan pinjaman tanpa menyebutkan nama perusahaannya. Selain itu, media komunikasi yang digunakan juga jarang yang menggunakan SMS apalagi dengan isi pesan yang tidak jelas seperti menggunakan kombinasi huruf dan angka untuk kata “P1nj4m4n”.

Apakah ada situs dan aplikasi resminya?

Situs dan aplikasi resmi umumnya adalah dua platform yang digunakan penyedia pinjaman untuk pendaftaran dan pengajuan pinjaman bagi pengguna. Karena online, semua pinjaman tunai atau yang berkategori fintech idealnya perlu memiliki situs atau aplikasi yang mumpuni. 

Saat kamu mengecek situs dari sebuah fintech, pastikan URL diawali dengan HTTPS. Sebab, ini menandakan bahwa situs tersebut aman untuk diakses. Jika berbasis aplikasi, pastikan aplikasi tersebut ada di Google Play Store dan App Store. Jangan gunakan aplikasi fintech yang kamu nggak bisa unduh via dua platform tersebut ya. Karena bisa jadi aplikasi tersebut ilegal atau bahkan mengandung malware. 

Apa saja detail syarat pengajuan pinjamannya?

Sudah tahu nama perusahaan dan legalitas fintechnya Selanjutnya, amu bisa lanjut cek hal penting berikutnya yaitu syarat pendaftaran dan pengajuan pinjaman di fintech tersebut. Umumnya, setiap fintech punya kebijakan masing-masing yang berbeda dengan layanan pinjaman lain. 

Salah satu fintech sudah terdaftar di OJK, yaitu KrediFazz memiliki tiga syarat yang harus kamu penuhi sebelum ajukan pinjaman: 

  1. Sudah berusia minimal 18 tahun atau maksimal 60 tahun. 
  2. Berdomisili di Indonesia. 
  3. Punya penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan. 

Artinya, jika kamu nggak termasuk kriteria atau memenuhi syarat tersebut,kamu nggak bisa mengajukan pinjaman di KrediFazz. Kabar baiknya, wilayah layanan KrediFazz berlaku untuk kamu yang berdomisili di Indonesia dan di kota mana pun. Sebab, banyak juga pinjaman online yang wilayah jangkauannya terbatas hanya di beberapa kota besar saja. 

Bagaimana perbandingan suku bunga pinjaman dan tenor dengan pinjaman lain?

Selain persyaratan, yang nggak kalah penting untuk dicek adalah informasi perihal suku bunga pinjaman dan tenor. Yang perlu kamu ketahui adalah nggak semua aplikasi pinjaman online itu punya bunga tinggi (maksimal 0,8% per hari sesuai aturan AFPI), yang bunganya lebih rendah pastinya juga ada. 

Contohnya di KrediFazz suku bunga pinjaman hanya 9% per bulan atau 0,3% per hari. Kamu bisa ajukan pinjaman mulai dari Rp100.000 sampai dengan Rp 3 juta dengan tenor 1/3/6 bulan. 

Bukan cuma KrediFazz, fintech lain yang punya bunga rendah juga banyak. Yang penting, kamu mau rajin membandingkan satu sama lain supaya bisa dapat pinjaman cepat dengan bunga yang pas buatmu. Jadi, cicilannya nggak bikin boncos keuangan. 

Bagaimana review pengguna yang sudah lebih dulu pakai?

Hal terakhir yang perlu dicek, jangan ketinggalan juga untuk melihat review pengguna. Apalagi kalau platformnya menggunakan aplikasi, ya. Review pengguna bisa dengan mudah kamu temukan di Google Play Store atau App Store. Di laman tersebut, kamu bisa melihat berapa rating aplikasi (pastikan memilih aplikasi dengan rating 4 ke atas), hingga bagaimana komentar pengguna lainnya. Poin-poin penting inilah yang wajib kamu pertimbangkan untuk menilai sebuah kelayakan aplikasi pinjaman. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *